4 Comments

Tumis Campur Alakadarnya Cukup 10 Menit Saja Lho

Pagi tadi cerah tak terkira namun siang mendadak hujan dengan derasnya. Lama pula. Well, tak bisa tertebak bahkan saat seharusnya sudah bukan lagi musim hujan lho. Seingat saya, bulan Mei itu Indonesia berada pada zona gersang nan aduhai. Iya dong, kan biasanya kita masih berkawan dengan panas menyenngat saat musim kemarau tiba. Iya kan, iya dong. Alert banget ini. Artinya kita termasuk saya sudah tak begitu peduli terhadap lingkungan, buktinya sudah nyata dengan sebenar-benarnya kan, musim tak lagi beraturan. Oke, hidup lebih aware terhadap sekitar yuk. Seitar itu tak terbatas kan yaaa.

Well, salah satu caranya adalah bijak dalam memilah dan mengolah makanan tentuya. Betul?

Ceritanya di kulkas saya sudah minim sayuran dan belum sempat belanja lagi, jadi saat pagi yang almost every day selalu in rush, saya harus bisa memanfaatkan waktu untuk memasak dan mengurus anak lanang yang mulai usil tak bias diam. Karena masih ada jagung manis teronggok minta diolah plus timun yang udah hampir seminggu tak terseentuh dan juga ada ubi separo (sisa ditumis tempo hari) maka jadilah tumis campur-campur ala kadarnya. Hahahaaa….

Cuzzz ke resepnya saja yaaa:

Bahan:

1 buah jagung manis, pipil

½ labu siam, potong korek api

1 buah timun, buang bijinya, potong korek api

Bumbu yang dihaluskan:

3 buah bawang merah | 2 siung bwang putih

1 butir kemiri |Garam dan gula secukupnya | Air secukupnya

How-to:

– Tumis bumbu halus hingga wangi

– Masukkan semua bahan kecuali timun, tumis sebentar

– Masukkan garam, gula dan air. Tunggu hingga air meresap dan jagung cukup matang.

– Saat dirasa jagung sudah matang dan empuk, masukkan timun (saya suka timun yang krenyes-krenyes masih fresh).

– Koreksi rasa, angkat.

– Selesai

Simple dan mudah sekali kan 🙂