Leave a comment

Terik Tahu Telur Petai Ini Memanjakan Lidah Saya Sejak Kecil

img1452919733281.jpg

Enter a caption

Pagi menjelang siang di hari sabtu dan pekerjaan rumah sudah kelar itu rasanya sedap tak terkira. Waktu untuk bermain bersama #littleS pun semakin banyak dooong, yihhaaaaay.

Menyoal masakan, pagi tadi saya membuat terik tahu telor untuk anak lanang. Karena ada pete yang masih duduk manis di kulkas, yasudahlah ya diikutsertakan saja biar semarak sayur terik saya. Sayur terik itu masakan orang jawa, sewaktu kecil ibu saya sering membuatkannya untuk kami. Rasanya manis gurih karena menggunakan santan dan gula jawa. Ada juga yang menyebut sayur gurih. Mirip-mirip opor tapi lebih manis. Biasanya menggunakan tahu kulit dan atau tempe. Bisa juga adjust dengan telur, daging, dll. Bumbunya juga sesuai selera, yang akan saya share adalah menu ala ibu saya.

Bahan:
6 buah tahu kuning, belah bentuk segitiga lalu goreng sebentar. (Di kulkas adanya tahu kuning, biasanya ibu saya pakai tahu kulit)
3 butir telur atam rebus
1 papan petai
Daun bawang, rajang halus (ini tambahan saya)
3 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
3 cm lengkuas
1 bungkus santan instan
500 ml air
3 sdm minyak goreng
Bawang merah goreng
Gula jawa

Bumbu (haluskan):
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kimiri dan 1 sdm ketumbar (sangrai)
2 cm kunyit
Garam

How-to-cook:
Tumis bumbu halus dengan minyak panas, tunggu hingga harum lalu masukkan lengkuas, daun salam, daun jeruk.
Tuang air, masukkan gula merah.
Setelah mendidih masukkan tahu, telur rebus, dan petai. Diamkan sebentar.
Masukkan santan tunggu hingga mendidih.
Koreksi rasa dan masukkan daun bawang.
Sayur terik tahu telor petai sudah matang.
Taburi bawang goreng.
Selesai.

img1452919648977.jpgSayur terik tahu telur ini cucok banget dihidangkan bersama sambal terasi dan kerupuk karak. Cucooook.

Advertisements


Leave a comment

Mie Goreng Nikmat tanpa Ribet

Screenshot_2016-01-15-07-07-21Haloooo. Lama sekali saya tidak mengebulkan dapur virtual saya. Sekarang waktunya bersih-bersih kemudian mari memasaaaak.
Kali ini yang simpel dan praktis serta tidak butuh waktu lama aja ya. Less than 10 minutes! Ohya, ini menu saya masaknya sudah tiga minggu lalu, dan malangnya lagi, fotonya tidak sengaja terhapus secara permanen dari hp saya. Aaaah, kalau begini ga nyesel rasanya posting foto di socmed, bisa untuk simpenan saat belum sempat backup. Back to the menu!
Musim penghujan begini biasanya perut akan lebih intens kan menabuh genderang laparnya. Naaah, butuh banget dong untuk men-stock makanan ataupun bahan makanan untuk diolah. Jadi, kalau sewaktu-waktu tetiba hujan mengguyur dan menimbulkan efek mager (males gerak cyiiin), tinggal sreng sreng sreng, jadilah makanan siap saji yang dijamin sehat karena kita sendiri kan yang memastikan semua bahan dan how to cooknya. Bersih higienisnya, kitalah yang paling tahu. Betul kaaan?!

Okeeee, paling cucok memang, menyeruput kuah mie panas nan eksotis pedasnya saat hujan mengguyur. Tapi kali ini saya bikin versi keringnya alias mie goreng. Simpel banget kok dan pasti anda anda semuanya sudah sangat familiar dengan menu ini. Yup, masaknya sambil merem deeeh pastinya, dijamin sudah pada khatam semua cara bikin mie goreng. Kali ini juga, karena serba praktis dan cepat, bumbu-bumbu tidak saya haluskan tapi saya iris. Begitupun dengan bumbu wajib saya yaitu kemiri yang justru saya skip dan lada butiran diganti dengan lada bubuk itupun sangat sedikit sekali karena menu ini untuk anak-anak juga. Yuuuuk, memasaaaaaaak!

Bahan:
3 papan mie telur | 1 ikat sawi hijau | 1 buah wortel | 10 butir telur puyuh rebus | daun bawang
Bumbu:
3 siung bawang putih (iris halus) | setengah butir bawang bombay (iris) | kecap manis | saus tiram | saus tomat | minyak goreng untuk menumis | air secukupnya | lada bubuk dan garam
How-to-cook:
Rebus mie hingga matang, tiriskan. Sisihkan.
Tumis bawang putih dan bombay hingga wangi, masukkan wortel dan sawi, tumis hingga layu.
Beri garam dan sedikit lada bubuk, lalu masukkan pasukan kecap:kecap manis, saus tiram, dan saus tomat. Bila suka, boleh masukkan kaldu bubuk.
Tuang sedikit air dan biarkan mendidih. Koreksi rasa, tunggu hingga kira-kira air sudah menyusut seperti keinginan kita lalu masukkan mie dan telur puyuh. Aduk hingga rata.
Selesai.

Cepeet dan gak pake ribet kaaaan. Menu ini bisa adjust sesuai keinginan ya, kalau saya mah sesuai dengan stock yang ada di kulkas. Ehhehee.

Jadiiii, apakah menu ini akan sanggup membungkam laparmu hari ini?


Leave a comment

Ayam Goreng Berselimut Sambal

ayam goreng selimut sambalWoaaa. Very very loooooong time no see. Kesibukan ini itu menenggelamkan aktifitas mengiris bawang saya. Setelah sibuk bebenah karena harus pindah tempat tinggal, saya langsung ditenggelamkan dengan urusan pekerjaan dan anak lanang bahkan ke dapurpun belum sanggup maksimal (ciaelaah). Yaah, kalau diturutin sibuk mah memang gak bakalan deh kepegang nguprek di dapur plus ngubek-ubek ini blog, tapi kerinduan ini terlanjur menggebu (ejialaaaah). Setiap kali nyur-nyuri waktu buat ngeblog selalu mata ini nggak sanggup menahan katup. Ngantuk tak terkira, buibuuuu…….

Dan hari ini saya kembaliiii, untuk apa? Untuk apalagi kalau bukan untuk memenuhi  ruang-ruang yang mulai berambut putih dirumahi laba-laba dengan cerita kegiatan di dapur plus cerita jalan-jalan dong. Are you rediiiiih? yuuuuuk cuuuuuuzzzzz…..

Meskipun menu ini buatnya sudah lama tak terkira tapi nyatanya belum sempat dituliskan di rumah maya ini. Baru sekarang deh bisa ditulis, nggak papa kan ya, berbagi itu nggak akan pernah basi, yuuuuuk mareeeeeee…… 🙂

Saya sebenernya suka ketakribetan lho alias maunya yang praktis-praktis aja. Termasuk dalam memasak, adakalanya saya sangat ingin menggunakan sedikit tenaga dan waktu untuk sibuk di dapur Dan menu kali ini termasuk salah satunya. Mudah dan gak ribet kok. Masak yuuuuuuuk…..

Ayam Goreng Selimut Sambel

Bahan:

Setengah ekor ayam, potong jadi 8 atau sesuai selera | Tepung bumbu serba guna |

Bumbu dihaluskan:

7 butir bawang merah | 3 siung bawang putih | 11 buah cabe merah keriting | 9 buah cabe rawit | satu buah tomat | 1 sdt terasi | garam dan gula merah secukupnya | 3 sdm minyak goring untuk menumis

How to cook:

– Cuci bersih ayam, lalu baluri dengan air jeruk nipis dan garam. Seteah kurleb 15 menit, cuci hingga bersih.

– Celupkan ayam ke dalam adonan tepung, goreng dalam minyak panas dengan api sedang cenderung kecil agar ayam matang luar-dalam. Atau kalau mau ribet, rebus ayam terlebih dahulu untuk memastikan ayam matang bagian dalamnya dan tak perlu waktu lama saat menggoreng karena bias menggunakan api sedang tanpa kuatir ayam belum matang.

– Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga matang. Koreksi rasa, masukkan ayam yang telah digoreng dengan tepung, aduk hingga rata, angkat.

– Selesai

Praktis dan mudah bukaaaaan? Gak ribet plus nglawuhi lho karena sambalnya sudah sekalian sepaket dalam ayam. Jadilah ayam goreng saya berselimut sambal. Selamat mencobaaaaa….


Leave a comment

Sop Udang Ini Adalah Tekwan Wannabe

SAMSUNG CAMERA PICTURESSaat panas dan tiba-tiba digantikan mendung gelap kemudian mendadak panas dan tak berapa lama berganti mendung lagi, maka cuaca seperti ini yang kadang membuat saya sedih. Why? Ya saya kan harus ngos-ngosan dan juga derita dengkul yang kurang fitness (bukan piknik yeeee) karena harus buru-buru naik turun tangga demi menyelamatkan nasib jemuran juga agar anak lanang gak ikut kerangkongan naik tangga *tsaaaaaah. Sebenarnya sampai sekarang belum hujan siy, tapi mendung yang hitam menggantung seperti berkata sebentar lagi akan turun hujan. Iya, kurang lebih demikian. Ya kenapa juga harus ribet ya lawong hujan juga belom. *koreksi diri*
Oke, tak perlu lah ya mengkambinghitamkan panas dan mendung, hitung-hitung sekalian olahraga sapa tahu bakalan join marathon tahun ini. Uhhuhuuuy, gilak kalau sampai keturutan ikut marathon, bahagia saya sampai lapis ribuan kali kaya wafer. Buwahhahaaa.
Nah, pemanasan dengkul kaki dan napas udah, sekarang giliran perut yang berteriak-teriak minta makan. Energi sudah nyaris critically low mungkin tinggal 7%, waktunya nge-charge doooong. Kebetulan selepas dhuhur sewaktu anak lanang bobo tampan, saya sudah merampungkan tekwan wanna be. Kenapa? Karena ini sop niatnya dibuat tekwan tapi tak ada bakso ikan juga jamur kuping plus bengkoang and kembang sedap malam. Jadilah tekwan modifikasi suka-suka yang jauh banget dari aslinya. Biar ga dikata obsesi tekwan yang tak terpenuhi, mending disebut sop udang saja deh ya. Ehheheeee..
Here we go

Sop Udang ala Yolky-Forky
Bahan:
250 gr udang, bersihkan dan pisahkan kepalanya | 2 buah wortel | sebonggol kecil kembang kol, potong per kuntum terus rendam dalam air garam | 3 batang daun bawang, iris halus | 1 liter air

Bumbu:
9 siung bawang putih, geprek | 1/2 butir pala, geprek | 3 lembar daun salam | lada bubuk secukupnya | garam dan gula secukupnya

How to cook:
Didihkan air. Sementara itu tumis bawang putih dan daun bawang hingga harum dan layu. Tuang ke dalam air yang mendidih.
Masukkan pala, daun salam, gula garam dan lada.
Masukkan berturut-turut wortel, kembang kol dan terakhir udang.
Tunggu hingga matang, koreksi rasa dan selesai.

Kali ini sop udang berteman bakwan sayuran, sambal dan balado ikan salem daur ulang (balado kemarin masih banyak, diangetin lagi masih enak dan bisa dinikmati).


Leave a comment

Tumis Kangkung, Lele Goreng dan Sambal Bawang

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Hari ini masaknya sore aja, badan sedang tak bersahabat setelah ngeronda semalam suntuk (berasa dalang dong eikeh, hahhahaa). Dan resep yang mau saya bagi adalah resep hari minggu lalu. Iyesss, saat matahari mulai nampang dengan kegagahan maksimal dan berasa kaya mau luber. Panas yang cetar aduhai. Namanya juga emak-emak ya, panas tak terkira adalah surga untuk menggelar lapak penjemuran. Pakai segala macam dijemurin mulai dari duo bawang, kacang tanah, kerupuk, selimut hingga tak luput pasukan bantal. Yang pasti gak jemur diri kok, sadar banget bahwa saya bukan bule yang semakin lama dijemur akan semakin eksotis kulitnya melainkan semakin lama berjemur semakin gosonglah jadinya saya.

Yuk ah cuss ke resep aja, ala ala nyaris seafood tapi ga jadi karena ikannya bukan ikan laut. Hahhaha. Well, let’s cook:
TUMIS KANGKUNG TERASI
Bahan:
3 ikat kangkung | 13 buah cabe merah keriting | 2 sdm minyak
Bumbu:
5 butir bawang merah | 3 siung bawang putih | 1 sendok teh terasi bakar (saya suka berasa terasinya) | 1 sdm kecap manis | gula garam secukupnya | air kurleb 125 ml
How to cook:
Panaskan minyak, tumis irisan duo bawang hingga harum lalu masukkan cabe, aduk sebentar hingga cabe agak layu.
Masukkan kangkung, aduk rata. Masukkan garam, gula, kecap dan terasi, aduk rata.
Tuang air, aduk dan tunggu hingga mendidih.
Koreksi rasa, angkat, selesai.

LELE GORENG
SAMSUNG CAMERA PICTURES

Bahan:
5 ekor lele | jeruk nipis | minyak goreng
Bumbu dihaluskan:
3 siung bawang putih | 1 sdt ketumbar | 1 ruas kunyit | 1 ruas jahe | garam
How to cook:
Cuci bersih lele lalu lumuri dengan air perasan jeruk nipis, diamkan 15 menit lalu cuci hingga bersih. Sisihkan.
Haluskan semua bumbu halus, oles merata pada lele, diamkan minimal 30 menit. Lebih bagus lagi diamkan dalam kulkas selama 1 jam agar bumbu benar-benar meresap.
Panaskan minyak yang banyak, lalu goreng lele hingga matang. Saya lebih suka lele yang digoreng garing.

SAMBAL BAWANG

SAMSUNG CAMERA PICTURESbahan:
19 butir cabe rawit merah | 2 siung bawang putih | garam
How to cook:
Haluskan semua bahan, lalu siram dengan minyak panas sisa goreng lele.

Ini maemnya nasinya jangan terlalu panas, nikmatnya makan sambal terutama sambal bawang adalah nasi dingin atau hangat cenderung dingin. Lalapannya tinggal ditambahin sendiri ya, saya pakai labu siam rebus saja. Itadakimasu…. 😀

Note:
Menggoreng ikan minyak harus banyak  (kecuali jika ikannya digrill) dan wajan betul-betul panas agar ikan tidak nempel di wajan dan tidak menimbulkan perang dunia ke III di dapur anda. Minyak yang sedikit membuat minyak justru akan menyerang kita dengan sombongnya, maka minyaknya yang agak banyak ya, at least yang digoreng terendam dalam minyak, istilah bulenya si deep fried gitu katanya. Uehheheee…. 😀


Leave a comment

Bahagianya Memasak Capcay Sewajan Under 25 K

My favrit dish, makanya sering banget bikin beginian, hehhehee

My favorit dish, makanya sering banget bikin beginian, hehhehee

Almost end of the month yaaa. Februari tahun ini hanya 28 hari, jadi yang berulang tahun tanggal 29 mau pilih dirayakan hari ini atau tanggal 1 Maret, silakan pilih. Anyway happy birthday yaaaa.
Mumpung masih pagi, masih jamnya sarapan, kita ngomongin tentang yang cuucok untuk segala keperluan dan suasana. Iyesss, capcay saudara-saudara. Capcay ini nggak pernah komplain mau diposkan untuk sarapan, makan siang ataupun makan malam, bahkan morning brunch pun juga oke. Bahkan posisinya sebagai lauk ataupun main menu pun dia tetap hayuk aja, sesuai-sesuai aja kok. Karena komposisinya yang terdiri dari banyak banget sayur dan protein hewani juga, capcay ini cukup bisa mengenyangkan perut. Yep, as you know, cap cay insist of carrot, pokcoi, broccoli, cauli flower, chicken, etc. What a healthy dish.
Dan pagi ini saya dikejutkan dengan capcay sewajan (diameter 30 cm) dengan belanjaan di bawah 25 ribu, wediih berasa mau ada arisan. Hahahaaa. Yuk langsung ke menunya aja.

Bahan:
3 buah wortel (2000) | 15 buah buncis (3000) | 2 bonggol sawi (2000)
1 bonggol kembang kol (3000) | 1 bungkus jamur kuping (4000)
Ayam kurang dari 250 g (5000) | 5 buah sosis (5000) | Air 450 ml
2 sdm minyak untuk menumis

Bumbu:
1 buah bawang bombai ukuran sedang, iris memanjang atau sesuai selera
5 siung bawang putih, iris halus | 1 sdm kecap ikan
4 sdm saus tiram | 2 sdm kecap manis | Gula dan garam | Lada bubuk

How to cook:
Potong-potong semua bahan. Sisihkan.
Panaskan minyak, tumis irisan bawang bombay dan bawang putih hingga bawang bombai transparan. Kalay saya lebih seneng ada yang agak gosong dari bawang putihnya.
Masukkan ayam, aduk hingga ayam matang lalu masukkan semua sayuran kecuali sawi.
Aduk sebentar lalu masukkan pasukan persausan – saus tiram, kecap, minyak ikan- dan gula, garam serta lada bubuk.
Aduk rata lalu masukkan air atau kaldu.
Tunggu hingga mendidih dan matang, koreksi rasa. Masukkan sawi, lalu tuang tepung maizena yang sudah dicairkan.
Jika ingin kuahnya sedikit, tunggu hingga air menyusut baru tuang tepung maizena cair.

Daaan jadi deh sewajan iniiii, selamat makaaan…. 😀

Ini sudah diambil sebagian, masih bisa untuk makan siang dan makan malam booook

Ini sudah diambil sebagian, masih bisa untuk makan siang dan makan malam booook


4 Comments

Steak Abal-abal yang Praktis-Mudah-Cepat-Sehat

steak tempe 1

Ini menu kami seminggu lalu. Super gampang dan gak menuntut repot. Sebenarnya nggak niat masak karena dua anggota keluarga sedang melancong ke luar kota, terus si babe pulang malam pula. Tinggal berdua sama anak lanang deh, wah mager nemenin maen aja deh, nggak menuhin spatula dengan sidik jari deh. Akhirnyaaaaa, datang juga waktu untuk saya sedikit lebih santaiiii buibuu *mari selonjoran*.
Etapi kok ya gimana gitu ya nggak bersentuhan dengan panci pisau penggorengan nyaris sehari (ealaaah, sentuhan mah sama kasur kaleee, empuk). Okelah daripada menyimpan rindu menggebu sama para panci, nyok ah kita masak aja. Masih edisi malas masak, maka bikin yang praktis saja. Dan pilihan jatuh kepada steak tempe. Praktis tinggal cemplung saja..

Bahan:
Tempe setengah papan | 10 buah kacang buncis, potong jadi dua | 1 buah wortel ukuran besar, potong memanjang membentuk stick | 1 brokoli, potong per kuntum lalu rendam dalam air garam | 5 buah sosis potong sesuai selera |  3 buah kentang, kupas lalu potong wedges.
Bumbu sauce:
Seperempat butir bawang bombai, potong panjang | 2 siung bawang putih, rajang halus | 1sdm saus tiram | 1 sdm kecap manis | kecap ikan dan gula | lada | sedikit air sesuai selera | 1 sendok teh tepung maizena larutkan dengan 1 sendok makan air
How to cook:
Panaskan teflon, beri minyak sedikit saja lalu grill kentang, tempe, sosis bergantian. sisihkan.
Didihkan air, beri sedikit garam lalu rebus sayuran secara bergantian. Cukup direbus sebentar saja ya. Akan lebih bagus bila dikukus, tak banyak gizi yang terbuang. Angkat.
Sauce:
Tumis bawang bombay dan putih hingga harum, masukkan sisa bahan. Aduk terus hingga agak mengental.

Result: 2 porsi untuk emak dan anak sajo

Note: untuk sauce akan lebih endang gurindang bila memakai sauce sambal dan atau saus tomat. Lebih nendang. Tapi karena untuk toddler, yang pedes-pedes di skip dulu.

Selamat pagiiiiii, selamat menyiapkan sarapan.